Tips Bergaul

Tips Dalam Pergaulan
============================================
BannerFans.com ImageChef Custom Images
============================================
Dari judul kok sepertinya gak ada hubungannya dengan petualangan. Ya, mungkin itu yang anda pikirkan saat membaca artikel ini. Tapi entahlah, saya sendiri bingung kenapa kok milih judul blog Info-petualangan, padahal jam terbang petualangan jelas tidak sebanyak mereka diluar sana. Sebenarnya awalnya judul blog adalah cara-survive namun dengan pertimbangan keywordnya banyak saingan maka blog di hapus dan di ganti dengan yang ini. So ada 2 blog yang saya kelola, www.mjumani.blogspot.com dan yang ini www.info-petualang.blogspot.com . Nah sekarang kembali ke judul, kenapa kok Tips Dalam pergaulan yang ditulis, bukannya tidak berhubungan dengan judul blog info-petualang ?, jawabanya tidak lain karena aktifitas bertualang saya terbatas. Maka kali ini saya akan bahas sekedar info dan berbagi pengalaman bagaimana menghadapi pergaulan yang terkadang tidak cocok dengan kepribadian atau gaya kita.

Sedikit berbagi cerita, di masa SMA dimana kata orang masa SMA adalah masa transisi dari remaja menuju kedewasaan. Memiliki banyak teman yang sifat dan karakter berbeda satu dengan lainnya tidaklah mudah. Waktu itu gaya bergaul genk sudah terlihat, dari kesamaan hobi, kegemaran, atau kelakuan dari sekian kawan-kawan semasa SMA terbagi-bagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Ada yang tipe kelompok suka ngerumpi, suka berkelahi, suka belajar, suka sepak bola, dan banyak lagi. Saya sendiri adalah tipe orang yang biasa saja dan kebetulan suka sepak bola jadi lebih banyak bergaul di kelompok laki-laki yang suka olah raga sepak bola.

Sering bergaul dengan para bola mania tidaklah membatasi pergaulan saya dengan genk atau kelompok lain, di kelompok manapun kehadiran kita bisa diterima asalkan kita bisa membawa diri dan tetap tidak kehilangan jati diri atau prinsip hidup sendiri. Banyak keuntungan bergaul dengan banyak teman yangmemiliki karakteristik masing-masing. Sebagai contoh, bergaul dengan kutu buku kita dapat ilmu gratis dan pengetahuan dari buku-buku yang ia baca. Bergaul dengan brandalan, di jamin kita aman dari anak-anak nakal yang sering usil. Ikut genk ngerumpi kita tak ketinggalan informasi dan ikut kelompok football mania kita bisa ikut menyalurkan hobi. Tapi tentu tidak semulus itu, kadang tanpa kepribadian yang kuat dan cara bergaul yang benar justru kitalah yang akan dirugikan. Dalam pergaulan terutama genk rusuh yang suka berkelahi, akrab dengan merokok, minuman keras dan kadang obat-obatan atau taruhan. Saya sudah membuktikan, nongkrong dan bergaul dengan mereka. Ajakan merokok, minuman keras, dan hal-hal negatif lainnya yang datang dari mereka tidak sekali dua, namun sederhana saja ! tolak dengan halus namun logis dan yang terpenting jangan sampai menyinggung. Kehidupan sekarang tentu lebih keras dari beberapa tahun lalu, perangai anak muda jaman sekarang sepertinya lebih tempramen. Namun saya akan membagikan sedikit tips agar pergaulan anda tetap lancar dan tidak terjerumus ke hal-hal negatif sebab pergaulan apalagi komunitas baru bisa menjadi rimba buat anda. Inilah beberpa tips dalam bergaul agar anda bisa bertahan dirimba pergaulan yang sering saya terapkan :

1. Pilah-pilihlah teman yang menurut anda tidak akan menjerumuskan. Karena banyak teman yang justru tujuannya adalah mengajak kita ke hal-hal negatif. Teman seperti ini lebih sulit di atasi jadi jika memungkinkan lebih baik jangan mempererat hubungan pertemanan
2. Jika di dalam komunitas anda ada teman atau kelompok yang sering melakukan hal-hal negatif (merokok, minuman keras, obat-obatan) maka kurangi intensitas pertemuan. Tapi perlu di catat bahwa buat alasan se rasional mungkin, tidak menyinggung dan alasan yang masuk akal. Misalnya anda ada pekerjaan atau aktifitas lain
3. Setiap di ajak melakukan aktifitas yang menurut anda tidak benar, tolaklah! Dengan bahasa yang sopan halus, dan kata-kata yang tidak menggurui. Bisa dengan sambil bergurau misal badan anda kurus dan anda di ajak minum-minuman keras maka bilang saja ” Wah sobat, bukannya nolak badan kurus gini apa gak lebih cocok di kasih minum susu! (gunakan bahasa yang seenak mungkin)
4. Biasanya ajakan tidak datang hanya sekali, untuk menegaskan bahwa anda benar-benar konsisten dan tidak terkesan cuma malu-malu kucing, maka setiap ajakan tanggapi seperti sebelum-sebelumnya.
5. Jangan marah ketika di beri kata-kata bernada mengejek, misalnya ”wah, gitu aja gak berani, dasar anak mami !” seperti biasa tanggapi dengan sopan dan bahasa yang tidak malah mengejek balik.
6. Sesuaikan pergaulan anda dengan kondisi yang ada, jika berada di komunitas kutu buku maka jadilah anda dengan ciri khas kutu buku anda sendiri, begitupula saat berada di komunitas lainnya, yang terpenting jangan sampai kehilangan jati diri anda.
7. Berikanlah alasan yang benar-benar bisa dimaklumi sekiranya anda ingin menghindari ajakan teman yang tidak mau anda ikuti. Sebab ada teman yang biasanya mengatas namakan persabahatan dalam membujuk misalnya ” kalau kamu gak ikut berarti kamu gak nganggap aku teman”, Nah jika anda tidak ingin kehilangan kawan anda (apalagi jika itu adalah teman lama dan cukup bersahabat baik). Tidak mungkin hanya dengan alasan ada PR atau di larang ortu atau ada janji dengan teman lain. Jadi gunakanlah alasan yang spesifik dan memang dipikirannya itu jauh lebih penting. Biasanya dengan satu atau dua kali beralasan seperti itu dia akan mengerti bahwa anda sebenarnya tidak mau menerima ajakannya dan dia tidak akan mengajak lagi.
8. Jika cara nomor 7 diatas sudah di lakukan dan di tetap mengajak maka katakanlah dengan terus terang bahwa anda punya prinsif yang tidak sesuai dengan apa yang dia lakukan.

Tips diatas hanya secuil, masih banyak tips yag bisa diaplikasikan. Diri andalah yang sebenarnya lebih faham kondisi dan situasinya begitupula komunitas yang dihadapi, jadi tips yang lebih sesuai mungkin lebih pas jika datang dari inspirasi anda sendiri.

Jika menurut anda artikel ini bermanfaat silahkan share ke teman-teman facebook anda !
Share

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Berkomentar