Yuanwang 5 Kapal Super Canggih

Pembuktian Teknologi China dengan berbagai trobosan barunya patut diacungi jempol. Salah satu trobosan ini bisa dilihat melalui Yuanwang 5, kapal super canggih buatan China ini sedang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priuk dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke 60 hungungan Indonesia dan China. Apa saja kecanggihan dan kehebatan kapal ini mari simak kutipan dari VIVAnews berikut :

============================================= BannerFans.com ImageChef Custom Images============================================
VIVAnews - Bersamaan dengan kunjungan dua astronot China, kapal pemandu satelit asal China, MV Yuanwang 5 juga menyambangi Indonesia, dan merapat di pelabuhan Jakarta International Container Terminal II Tanjung Priuk, hingga Sabtu pekan depan.

Kapal Yuanwang 5 adalah salah satu dari enam kapal Yuanwang, milik China. Kapal ini biasa digunakan untuk menjejak, memantau, dan mengendalikan satelit, pesawat luar angkasa, atau alat penerbangan lainnya.

"Kedatangan kami di sini adalah dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-60 hubungan Indonesia dan China, " kata Chen Jin Chao, Kapten Kapal Yuanwang 5 kepada wartawan, saat konferensi pers di geladak kapal, Kamis 14 Oktober 2010.

Kapal sepanjang 222 meter, selebar 25 meter, tinggi 40,8 meter dan berbobot sekitar 25 ribu ton, itu adalah kapal pemantauan maritim generasi ke-3 yang mulai beroperasi sejak September 2007. Ia didesain untuk beroperasi di wilayah perairan manapun yang terbentang dari 60 derajat Lintang Utara hingga 60 derajat Lintang Selatan.

Kapal ini dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih di bidang maritim, meteorologi, elektronika, mekanik, optik, telekomunikasi, dan ilmu komputer. Ia memiliki sistem komputer berukuran ukuran besar yang dapat mengolah data-data pemantauan dan pengontrolan, serta menyampaikan informasi kepada pusat di daratan.
Beberapa sistem navigasi dan teknologi yang dimilikinya, antara lain radar cuaca Doppler, Unified S-Band, C-Band Unified Control System dan C-Band Pulse Radar Antena komunikasi satelit besar, antena Inmarsat-B, sistem GPS Upper Air Sounding, dan theodolit (instrumen optik yang terdiri dari teleskop yang dapat diputar).

Teknologi tersebut dikendalikan oleh rata-rata awak teknis yang berusia tak lebih dari 30 tahun. Kapal dengan jumlah total awak hampir 300 orang itu juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga, antara lain lapangan basket, serta fitness center.

Pada 25 September 2008, beberapa menit setelah pesawat ruang angkasa Shenzhou 7 mengangkasa, Yuanwang 5 berhasil menjejak pesawat ruang angkasa itu, dan mengendalikannya dengan mengirimkan instruksi kepada Shenzhou 7 untuk membentangkan panel suryanya.

Dua hari kemudian, salah satu astronot Shenzhou 7, Zhai Zhigang, melakukan spacewalk pertamanya dengan keluar dari kapsul. Pada 28 September 2008 Shenzhou 7 kembali ke bumi dengan panduan dari kapal Yuanwang. Sekitar 43 persen dari jaringan pemantauan dan pengontrolan Shenzhou 7 dari permukaan bumi, dilakukan oleh kapal Yuanwang.

Pada Maret 2010 Yuanwang 5 juga berhasil menyelsaikan misi melacak, memantau, dan mengontrol empat sasaran obyek, yakni sebuah roket dan 3 satelit. Dan pada 1 Oktober 2010, Yuanwang 5 bersama Yuanwang 3 dan Yuanwang 6 juga membantu menyukseskan misi peluncuran satelit Chang'e. (umi)

Sumber : Vivanews.com
============================================
Jika menurut anda artikel ini bermanfaat silahkan share ke teman-teman facebook anda ! Share Note : Jika mengutip, harap menyertakan link/sumber pada blog ini

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Berkomentar