Sistem pencernaan

Sistem Pencernaan

Aktivitas pembentukan molekul, kontraksi otot, transport molekul atau ion melewati membran sel dan adanya pemeliharaan suhu tubuh dalam tubuh kita sangat tergantung pada kemampuan tubuh untuk mengekstraksi dan menggunakan energi potensial kimiawiyang terdapat dalam struktur ikatan kimia makanan, tanpa kecukupan energi sel-sel akan mati.
Mekanisme pengikatan enegi kimia dalam bentuk energi yang dapat digunakan oleh sel (sintesis ATP), enzim yang merupakan katalis dari berbagai reaksi kimia dalam sel dan jalur metabolisme umum pemecahan, sintesis, dan interkorvensi karbohidrat, lemak, dan protein. Guna mencukupi energi tersebut manusia perlu makan. Supaya makanan bermanfaat bagi tubuh, makanan harus dicerna dan diedarkan keseluruh tubuh. Manusia mempunyai sistem alat pencernaan khusus. Alat pencernaan umumnya terdiri dari :
Saluran makanan, merupakan saluran untuk menjalankan makanan
Kelenjar-kelenjar pencernaanyan menghasilkan enzim-enzim pencernaan.

Gambar Pankreas
Mulut
Gigi (dentis) : berguna untuk memotong dan menggilas makanan. Jumlah gigi untuk orang dewasa berjumlah 32 buah terdiri atas :
Gigi seri (dentis incicirae) ada 8 buah (bentuk seperti bajak.
Gigi taring (dentis canini) ada 4 buah (runcing dan tajam)
Gigi geraham muka (dentis premorale) ada 8 buah
Gigi geraham belakang (dentis morale) ada 12 buah, geraham mempunyai permukaan yang datar dan luas.
Semasa masa kanak-kanak pada waktu tertentu giginya akan tanggal, disebut gigi susu dan berjumlah 20 buah. Dalam perkembangannya nantinya akan diganti menjadi gigi dewasa.
Bagian-bagian gigi :
Mahkota gigi ( bagian yang nampak diluar tulang rahang dan dilapisi oleh email )
Akar gigi ( bagian yang nampak masuk dalam tulang rahang ).
Lidah (lingua) : merupakan gumpalan otot seran lintang. Berguna untuk membolak-balik makanan yang dikunyah.
Kerongkongan (oesophagus)
Terletak antara pembuluh hawa (trachea) dan ruas-ruas tulang leher (vertebrae cervicalis)
Kerongkongan menembus sekat rongga dada (diafragma)menuju dan bermuara dilambung.
Lambung (ventriculus gostricus : gaster)

Gambar saluran pencernaan
Merupakan kantung yang terletak dalam rongga perut bagian kiri.
Dinding perut menghasilkan enzim-enzim pencernaan pepsin, asam klorida dan rennin.
Usus (intestinum)
Dilihat dari bentuk usus dibedakan menjadi :
Usus halus (intestinum tenue)
Bagian permulaan dari usus halus disebut usus 12 jari (duodenum). Pada dinding duodenum bermuara 2 saluran kelenjar pencernaan yaitu :
Saluran kantung empedu (ductus biliaris)
Saluran pankreas (ductus pancreaticus)
Usus halus mempunyai jonjot-jonjot usus (villi). Didalam usus halus terjadinya penyerapan sari-sari makanan.
Usus kasar (intestinum crasum)
Bagian permulaan dari usus kasar disebut dengan usus buntu (caecum) yang mempunyai tonjolan kecil dan disebut umbai cacing (appendex vermicularis).
Bagian-bagian dari usus kasar yaitu :
Caecum
Colon : bagian yang naik (insenden), bagian yang melintang (transenden), dan bagian yang turun (desenden)
Rectum (bagian akhir dari usus kasar)
Anus dan lubang pelepasan.
Kelenjar-kelenjar pencernaan, meliputi :
Kelenjar ludah (glandula salivaris), ada tiga pasang yaitu : kelenjar lingualis, kelenjar parotis, dan kelenjar submandibularis.
Hati (hepar) terdapat dalam rongga perut sebelah kanan
Pancreas terdapat didekat duodenum.
Ingin dapat hadiah 100 dollar dari paypal secara gratis klik ini
Jika menurut anda artikel ini bermanfaat silahkan share ke teman-teman facebook anda !
Share

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Berkomentar