Perubahan sosial

Perubahan Sosial 

Dampak dari perubahan sosial tidak hanya melanda masyarakat perkotaan tetapi juga pedesaan, dulu Handphone adalah barang mewah kini sudah menjadi barang lumrah. Tidak hanya status perubahan sosial ekonomi HP dari barang kebutuhan sekunder yang menjadi kebutuhan primer, pergeseran fungsi HP dari sekedar alat komunikasipun sudah berganti. Hp kini menjadi sarana hiburan yang kerap kali menjadi teman bagi pemiliknya, bahkan tak jarang kebutuhan utama di kesempangkan hanya untuk membeli Hp. 

Pola pikir masyarakat yang berubah mencitakan perubahan yang secara sadar atau tak sadar menghapus tatanan kehidupan bermasyarakat, kini masyarakat indonesia yang terkenal ramah di seantero dunia perlahan memudar, tak terlihat lagi hiruk pikuk tetangga yang beramai-ramai berkumpul untuk menyelenggarakan hajatan, semua serba uang, segala pekerjaan di upahkan, tidak ada kegotong-royongan, hampir tidak ada lagi silaturahmi sambil mengundang hajatan, smeua tinggal pencet nomor tujuan.  Di rumah sang punya hajatanpun ngobrol sekenanya, lebih sering mengangkat telepon atau memencet sms, terlebih anak mudanya.

Apa mau dikata, pola konsumtif tidak berimbang dengan pola pikir produktif. Budaya luar di telan hampir mentah-mentah. Teringat perkataan dosen saya " Indonesia ini terkadang bersikap sok, apa-apa berpatokan barat, ingin pendidikan seperti di barat, teknologi ingin segera meniru barat. Tidakkah melihat sumberdaya manusia yang ada, harus perlahan, dengan cara sendiri. Toh dibandingkan belanda, kita masih pegang rencong belanda sudah pegang bedil dan meriam di jaman penjajahan, amerika pegang bom atom, kita masih main tombak dan panah". Ingin melakukan yang hal yang belum saatnya kita lakukan tentu akan sangat sulit dan hampir mustahil.

Perubahan sosial yang tak terelakan ini  seharusnya  kearah yang lebih baik dan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat justru sebaliknya, melek teknologi yang malah memperdaya masyarakat untuk tetap "bodoh" dan bermalas-malasan. Di dalam sebuah buku yang saya baca, Indonesia ini memiliki sangat sedikit enterpreuner bukan karena tidak bisa, tetapi memang karena sistem pendidikan yang sejak SD sudah mengarahkan pemuda-pemuda untuk menjadi kuli bangunan atau kuli berdasi (di bina untuk mencari lapangan kerja, bukan untuk menciptakan lapangan kerja).

Anda pasti bisa melihat dan menyaksikan sendiri perubahan-perubahan sosial pada masyarakat. Karena anda adalah bagian dari masyarakat, dan secara tidak langsung juga akan terpengaruh oleh masyarakat sekeling anda.

Namun anda dapat menentukan nasib anda sendiri apakah ingin menjadi pribadi yang hanyut dalam arus jaman atau pribadi yang kuat dan tangguh yang bisa eksis dan sukses.

Jika menurut anda artikel ini bermanfaat silahkan share ke teman-teman anda !

Share

Informasi

Pesan Crack Bot untuk travian di sini(buy crack bot for travian here)


Crack Bot for travian


Kunjungi

Ingin punya bisnis Online Sendiri?

Komunitas Travian Indonesia

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Berkomentar